Selasa, 20 Januari 2015

Paket Liburan Kabupaten Pamekasan ke Bali

Kabupaten Pamekasan berada di provinsi Jawa Timur, yang memiliki 29 kabupaten dengan potensi alam yang berbeda-beda serta kenaeka ragaman penduduk yang terdapat di daerah Kabupaten Pamekasan.




Kami dari biro perjalanan OverlandBali.Blogspot.Com mengajak anda untuk berlibur ke Pulau Bali dari Kabupaten Pamekasan menggunakan kendaraan darat seperti BUS Pariwisata yang ber AC, Audio, Video, Toilet dan fasilitas Lainnya. Atau anda bisa menggunakan kendaraan udara seperti pesawat terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Anda bisa menghubungi kami untuk pemesanan paket tour ke bali
Telpon    : 0361-361-3000 / 0361-488-208
Mobile/ SMS : 0821-400-78097
Email    : info@parahitatour.com


Keyword yang mungkin anda cari
  • Paket wisata Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Paket liburan anak sekolah Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Pariwisata Kabupaten Pamekasan
  • Paket Ziarah Wali Pitu ke Bali dari Kabupaten Pamekasan
  • Wisata Karyawan Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Rombongan Kabupaten Pamekasan wisata ke Bali
  • Jalan Jalan dari Kabupaten Pamekasan ke Pulau Bali
  • Paket tour Overland dari Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Liburan Mahasiswa dari Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Kunjungan Kerja Kabupaten Pamekasan ke Bali
  • Paket Meeting Kabupaten Pamekasan di Bali
  • Travel agent di Kabupaten Pamekasan

Latar Belakang Kabupaten Pamekasan

Kabupaten Pamekasan adalah sebuah kabupaten di Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Pamekasan. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Madura di selatan, Kabupaten Sampang di barat, dan Kabupaten Sumenep di timur.

Kabupaten Pamekasan terdiri atas 13 kecamatan, yang dibagi lagi atas 178 desa dan 11 kelurahan. Pusat pemerintahannya ada di Kecamatan Pamekasan.


Sejarah Kabupaten Pamekasan

Kemunculan sejarah pemerintahan lokal Pamekasan, diperkirakan baru diketahui sejak pertengahan abad ke-15 berdasarkan sumber sejarah tentang lahirnya mitos atau legenda Aryo Menak Sunoyo yang mulai merintis pemerintahan lokal di daerah Proppo atau Parupuk. Jauh sebelum munculnya legenda ini, keberadaan Pamekasan tidak banyak dibicarakan. Diperkirakan, Pamekasan merupakan bagian dari pemerintahan Madura di Sumenep yang telah berdiri sejak pengangkatan Arya Wiraraja pada tanggal 13 Oktober 1268 oleh Kertanegara.

Kabupaten Pamekasan lahir dari proses sejarah yang cukup panjang. Istilah Pamekasan sendiri baru dikenal pada sepertiga abad ke-16, ketika Ronggosukowati mulai memindahkan pusat pemerintahan dari Kraton Labangan Daja ke Kraton Mandilaras. Memang belum cukup bukti tertulis yang menyebutkan proses perpindahan pusat pemerintahan sehingga terjadi perubahan nama wilayah ini. Begitu juga munculnya sejarah pemerintahan di Pamekasan sangat jarang ditemukan bukti-bukti tertulis apalagi prasasti yang menjelaskan tentang kapan dan bagaimana keberadaannya.

Jika pemerintahan lokal Pamekasan lahir pada abad 15, tidak dapat disangkal bahwa kabupaten ini lahir pada zaman kegelapan Majapahit yaitu pada saat daerah-daerah pesisir di wilayah kekuasaan Majapahit mulai merintis berdirinya pemerintahan sendiri. Berkaitan dengan sejarah kegelapan Majapahit tentu tidak bisa dipungkiri tentang kemiskinan data sejarah karena di Majapahit sendiri telah sibuk dengan upaya mempertahankan bekas wilayah pemerintahannya yang sangat besar, apalagi saat itu sastrawan-sastrawan terkenal setingkat Mpu Prapanca dan Mpu Tantular tidak banyak menghasilkan karya sastra. Sedangkan pada kehidupan masyarakat Madura sendiri, nampaknya lebih berkembang sastra lisan dibandingkan dengan sastra tulis Graaf (2001) menulis bahwa orang Madura tidak mempunyai sejarah tertulis dalam bahasa sendiri mengenai raja-raja pribumi pada zaman pra-islam.

Tulisan-tulisan yang kemudian mulai diperkenalkan sejarah pemerintahan Pamekasan ini pada awalnya lebih banyak ditulis oleh penulis Belanda sehingga banyak menggunakan Bahasa Belanda dan kemudian mulai diterjemahkan atau ditulis kembali oleh sejarawan Madura, seperti Zainal fatah ataupun Abdurrahman. Memang masih ada bukti-bukti tertulis lainnya yang berkembang di masyarakat, seperti tulisan pada daun lontar atau Layang Madura, namun demikian tulisan pada layang inipun lebih banyak menceritakan sejarah kehidupan para Nabi (Rasul) dan sahabatnya, termasuk juga ajaran-ajaran agama sebagai salah satu sumber pelajaran agama bagi masyarakat luas.

Masa pencerahan sejarah lokal Pamekasan mulai terungkap sekitar paruh kedua abad ke-16, ketika pengaruh Mataram mulai masuk di Madura, terlebih lagi ketika Ronggosukowati mulai mereformasi pemerintahan dan pembangunan di wilayahnya. Bahkan, raja ini disebut-sebut sebagai raja Pertama di Pamekasan yang secara terang-terangan mulai mengembangkan Agama Islam di kraton dan rakyatnya. Hal ini diperkuat dengan pembuatan jalan Se Jimat, yaitu jalan-jalan di Alun-alun kota Pamekasan dan mendirikan Masjid Jamik Pamekasan. Namun, sampai saat ini masih belum bisa diketemukan adanya inskripsi ataupun prasasti pada beberapa situs peninggalannya untuk menentukan kepastian tanggal dan bulan pada saat pertama kali ia memerintah Pamekasan.

Bahkan zaman pemerintahan Ronggosukowati mulai dikenal sejak berkembangnya legenda kyai Joko Piturun, pusaka andalan Ronggosukowati yang diceritakan mampu membunuh Pangeran Lemah Duwur dari Aresbaya melalui peristiwa mimpi. Padahal temuan ini sangat penting karena dianggap memiliki nilai sejarah untuk menentukan Hari Jadi Kota Pamekasan.

Lihat daftar penawaran Paket Tour Pamekasan ke Bali.

Sabtu, 17 Januari 2015

Paket Tour Wisata Pasuruan ke Bali

Kabupaten Pasuruan berada di provinsi Jawa Timur, yang memiliki 29 kabupaten dengan potensi alam yang berbeda-beda serta kenaeka ragaman penduduk yang terdapat di daerah Kabupaten Pasuruan.



Kami dari biro perjalanan OverlandBali.Blogspot.Com mengajak anda untuk berlibur ke Pulau Bali dari Kabupaten Pasuruan menggunakan kendaraan darat seperti BUS Pariwisata yang ber AC, Audio, Video, Toilet dan fasilitas Lainnya. Atau anda bisa menggunakan kendaraan udara seperti pesawat terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Anda bisa menghubungi kami untuk pemesanan paket tour ke bali
Telpon    : 0361-361-3000 / 0361-488-208
Mobile/ SMS : 0821-400-78097
Email    : info@parahitatour.com


Keyword yang mungkin anda cari
  • Paket wisata Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Paket liburan anak sekolah Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Pariwisata Kabupaten Pasuruan
  • Paket Ziarah Wali Pitu ke Bali dari Kabupaten Pasuruan
  • Wisata Karyawan Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Rombongan Kabupaten Pasuruan wisata ke Bali
  • Jalan Jalan dari Kabupaten Pasuruan ke Pulau Bali
  • Paket tour Overland dari Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Liburan Mahasiswa dari Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Kunjungan Kerja Kabupaten Pasuruan ke Bali
  • Paket Meeting Kabupaten Pasuruan di Bali
  • Travel agent di Kabupaten Pasuruan
Latar Belakang Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Pasuruan adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat pemerintah berlokasi di Kota Pasuruan. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo dan Laut Jawa di utara, Kabupaten Probolinggo di Timur, Kabupaten Malang di selatan, Kota Batu di barat daya, serta Kabupaten Mojokerto di barat. Kabupaten ini dikenal sebagai daerah perindustrian, pertanian, dan tujuan wisata. Kompleks Dataran Tinggi Tengger dengan Gunung Bromo merupakan atraksi wisata utama.

Sejarah Kabupaten Pasuruan

Kawasan Pasuruan merupakan kawasan pertanian dan perdagangan sejak periode klasik Indonesia. Pelabuhan Pasuruan telah melayani perdagangan untuk kerajaan-kerajaan di Jawa Timur.

Pada masa penguasaan oleh VOC (diserahkan dari wilayah Kesultanan Mataram sebagai imbalan bantuan VOC dalam perang Suksesi Jawa, Pasuruan menjadi salah satu penghasil utama komoditas perdagangan hasil pertanian. Hal ini diteruskan pada periode penguasaan oleh Hindia-Belanda.

Lihat daftar penawaran Paket Tour Pasuruan ke Bali.

Rabu, 07 Januari 2015

Paket Wisata Kabupaten Serang ke Bali

Overland Bali - Bagi masyarakat Kabupaten Serang dan sekitarnya yang ingin melakukan perjalanan wisata ke Pulau Bali baik itu untuk Kunjungan Dinas, Ziarah Wali, Study Tour, Wisata Keluarga dan-lain-lain, anda dapat menghubungi kami untuk membantu perjalanan wisata anda. Paket tour ini sangat cocok untuk sektor pendidikan seperti SD, SMP, Mts, SMA, MA, SMK, MAK, Perguruan Tinggi/ Kampus/ Universitas. Baik itu dari kalangan perkantoran seperti Pabrik, Instansi Pemerintahan, Organisasi Banser, Ormas, Ibu-ibu Pengajian, Perkumpulan, Arisan, koperasi dan lain-lain.


Paket Wisata Kabupaten Serang

Kami juga memiliki penawaran paket tour dari Kabupaten Serang menggunakan jalur penerbangan sehingga kami akan menjemput rombongan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, atau melalui jalur darat yang di kenal dengan nama Overland ke Bali dari Kabupaten Serang. Selain itu untuk paket tour ke Bali anda akan mendapatkan fasilitas wisata antara lain :

  • Bus AC, Standart pariwisata Bus Baru
  • Audio, Video
  • Reclining Seat
  • Makan di restaurant prasmanan
  • Makan malam di Jimbaran
  • Tiket Masuk Objek wisata
  • Guide dan Tour Leader
  • Toilet ( terbatas )
  • Spanduk group & Dokumentasi
  • Hotel yang nyaman sesuai pilihan anda
  • Kabupatenk obat P3K



PAKET TOUR KE BALI

Untuk pemesanan paket tour Kota Garut ke Bali atau anda ingin mendapatkan penawaran paket tour Kota Garut ke Bali, silahkan hubungi kami pada kontak berikut.

Telpon Kantor      : 0361-488-208
HP/ SMS/ Whatsapp  : 0821-400-780-97
Line               : @parahitatour
Simpati            : 0851-055-13000
XL                 : 0818-055-13000
Email              : info@parahitatour.com


Adapun beberapa keyword atau kata kunci pencarian Paket tour ke Bali ialah :

  • Paket Tour Karyawan Kabupaten Serang ke Bali
  • Paket Tour Siswa Kabupaten Serang ke Bali
  • Kunjungan kerja Kabupaten Serang ke Bali
  • Rombongan ziarah wali Kabupaten Serang ke Bali
  • Overland Kabupaten Serang ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Serang Murah ke Bali
  • Promo paket tour Kabupaten Serang Bali
  • Travel Agent di Kabupaten Serang
  • Hotel murah di Kabupaten Serang
  • Pariwisata Kabupaten Serang ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Serang ke Bali
  • Tour ke Bali dari Kabupaten Serang
  • Paket Group Kabupaten Serang ke Bali
  • Wisata Mahasiswa Kabupaten Serang ke Bali
  • Sewa Bus Kabupaten Serang
  • Paket dharma wisata Sekolahan Kabupaten Serang


Lihat daftar penawaran Paket Tour Serang ke Bali.


Selain itu kami juga melengkapi informasi pada halaman ini terkait dengan Kabupaten Serang :

Kabupaten Serang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Banten. Ibukotanya adalah Ciruas namun saat ini pusat pemerintahanya masih berada di Kota Serang. Kabupaten ini berada di ujung barat laut Pulau Jawa, berbatasan dengan Laut Jawa, dan Kota Serang di utara, Kabupaten Tangerang di timur, Kabupaten Lebak di selatan, serta Kota Cilegon di barat.

Banten Lama yang terletak di Teluk Banten dulunya merupakan pusat Kesultanan Banten. Kawasan ini merupakan tempat di mana kapal-kapal Belanda mendarat untuk pertama kalinya di Indonesia. Di daerah ini terdapat 2 situs sejarah religius yang berdampingan, yaitu Masjid Agung dan Vihara Avalokitesvara. Beberapa harta karun dari China ditemukan di daerah Banten Lama, berupa Patung Giok berbentuk naga yang cukup besar serta beberapa perabot mewah dari bahan yang sama. Keberadaan benda-benda yang sangat bernilai tersebut ternyata luput dari perhatian pemerintah lokal, dan konon masih dimiliki oleh sang penemu harta tersebut. Sejarah Kabupaten Serang tidak terlepas dari sejarah Banten pada umumnya, karena Kabupaten Serang merupakan bagian dari wilayah Kesultanan Banten yang berdiri pada abad ke-16 dengan pusat pemerintahannya terletak di Serang (sekarang menjadi bagian wilayah Kota Serang).

Sebelum abad ke-16, berita-berita tentang Banten tidak banyak tercatat dalam sejarah, konon pada mulanya Banten masih merupakan bagian dari kekuasaan Kerajaan Sunda. Menurut salah satu versi sejarah, dahulu ketika tanah Sunda masih dalam kekuasaan Kerajaan Pajajaran (zaman Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi : 1482-1521 M), di Banten sudah terdapat dua kerajaan, yaitu Kerajaan Banten Girang dan Kerajaan Banten Pasisir. Banten Girang dipimpin oleh Adipati Suranggana, dan Banten Pasisir dipimpin oleh Adipati Surosowan. Keduanya itu konon adalah putra Prabu Siliwangi buah perkawinannya dengan Dewi Mayang Sunda.

Adipati Surosowan mempunyai seorang puteri bernama Kawung Anten yang kemudian diperistri oleh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) dari Cirebon. Dari pasangan ini terlahir seorang anak laki-laki bernama Sabakingking.

Sebagai putra Sunan Gunung Jati, Sabakingking mewarisi kepandaian ilmu agama Islam dan ahli dalam memerintah sebuah kerajaan. Maka setelah berhasil menaklukkan Banten Girang pada tahun 1525, dan mempersatukannya dengan Banten Pasisir, Sabakingkingmendirikan kesultanan Islam di Banten yang pertama. Atas prakarsa SyarifHidayatullah, pusat pemerintahan yang semula bertempat di Banten Girang dipindahkan ke Banten Pasisir. Penobatan Sabakingking dengan gelar “Maulana Hasanuddin” sebagai pemimpin dan yang meng-Islam-kan Banten, dilakukan pada tanggal 1 Muharram 933 H yang bertepatan dengan tanggal 8 Oktober 1526 M.

Pada masa Sultan Hasanuddin telah dibangun sebuah keraton sebagai istana kesultanan yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan sekaligus merupakan pusat kota yaitu Keraton Surosowan. Keraton ini dibangun sekitar tahun 1552-1570, dan konon dikemudian hari melibatkan seorang arsitek berkebangsaan Belanda, yaitu Hendrik Lucasz Cardeel (1680–1681), yang memeluk Islam yang bergelar Pangeran Wiraguna. Dinding pembatas setinggi 2 meter mengitari area keraton sekitar kurang lebih 3 hektare. Surosowan mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng yang berbentuk intan) di empat sudut bangunannya. Bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh. Hanya menyisakan runtuhan dinding dan pondasi kamar-kamar berdenah persegi empat yang jumlahnya puluhan.

KECAMATAN
Kabupaten Serang terdiri atas 29 kecamatan, yaitu Anyar, Kecamatan bandung, Baros, Binuang, Bojonegara, Carenang, Kecamatan Cikande, Cikeusal, Cinangka, Ciomas, Ciruas, Gunungsari, Jawilan, Kibin, Kopo, Kragilan, Kramatwatu, Lebakwangi, Mancak, Pabuaran, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Pulo Ampel, Tanara, Tirtayasa, Tunjung Teja, Lebak Wangi dan Waringin Kurung, yang dibagi lagi atas sejumlah desa. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Ciruas. Namun aktivitas administrativ mh e

Rabu, 31 Desember 2014

Paket tour Kabupaten Ponorogo ke Bali

Kami dari biro perjalanan OverlandBali.Blogspot.Com mengajak anda untuk berlibur ke Pulau Bali dari Kabupaten Ponorogo menggunakan kendaraan darat seperti BUS Pariwisata yang ber AC, Audio, Video, Toilet dan fasilitas Lainnya. Atau anda bisa menggunakan kendaraan udara seperti pesawat terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Anda bisa menghubungi kami untuk pemesanan paket tour ke bali
Telpon    : 0361-361-3000 / 0361-488-208
Mobile/ SMS : 0821-400-78097
Email    : info@parahitatour.com



Mungkin keyword yang anda cari ialah :
  • Paket wisata Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Paket liburan anak sekolah Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Pariwisata Kabupaten Ponorogo
  • Paket Ziarah Wali Pitu ke Bali dari Kabupaten Ponorogo
  • Wisata Karyawan Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Rombongan Kabupaten Ponorogo wisata ke Bali
  • Jalan Jalan dari Kabupaten Ponorogo ke Pulau Bali
  • Paket tour Overland dari Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Liburan Mahasiswa dari Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Kunjungan Kerja Kabupaten Ponorogo ke Bali
  • Paket Meeting Kabupaten Ponorogo di Bali
  • Travel agent di Kabupaten Ponorogo
Latar Belakang Kabupaten Ponorogo

Ponorogo berasal dari dua kata yaitu pramana dan raga. Pramana berarti daya kekuatan, rahasia hidup, sedangkan raga berarti badan, jasmani. Kedua kata tersebut dapat ditafsirkan bahwa di balik badan manusia tersimpan suatu rahasia hidup (wadi) berupa olah batin yang mantap dan mapan berkaitan dengan pengendalian sifat-sifat amarah, aluwamah / lawamah, shufiah dan muthmainah. Manusia yang memiliki kemampuan olah batin yang mantap dan mapan akan menempatkan diri di manapun dan kapanpun berada.[5] Namun ada pula yang menyebutkan bahwa pono berarti melihat dan rogo berarti badan, raga, atau diri. Sehingga arti Ponorogo adalah "melihat diri sendiri" atau dalam kata lain disebut "mawas diri".[7]

Asal-usul nama Ponorogo bermula dari kesepakatan dalam musyawarah bersama Raden Bathoro Katong, Kyai Mirah, Selo Aji dan Joyodipo pada hari Jum'at saat bulan purnama, bertempat di tanah lapang dekat sebuah gumuk (wilayah katongan sekarang). Dalam musyawarah tersebut disepakati bahwa kota yang akan didirikan dinamakan Pramana Raga yang akhirnya berubah menjadi Ponorogo.[5]


Sejarah Kabupaten Ponorogo

Menurut Babad Ponorogo, berdirinya Kabupaten Ponorogo dimulai setelah Raden Katong sampai di wilayah Wengker. Pada saat itu Wengker dipimpin oleh Suryo Ngalam yang dikenal sebagai Ki Ageng Kutu. Raden Katong lalu memilih tempat yang memenuhi syarat untuk pemukiman (yaitu di dusun Plampitan Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan sekarang). Melalui situasi dan kondisi yang penuh dengan hambatan, tantangan, yang datang silih berganti, Raden Katong, Selo Aji, dan Ki Ageng Mirah beserta pengikutnya terus berupaya mendirikan pemukiman.

Tahun 1482 – 1486 M, untuk mencapai tujuan menegakkan perjuangan dengan menyusun kekuatan, sedikit demi sedikit kesulitan tersebut dapat teratasi, pendekatan kekeluargaan dengan Ki Ageng Kutu dan seluruh pendukungnya ketika itu mulai membuahkan hasil.

Dengan persiapan dalam rangka merintis kadipaten didukung semua pihak, Bathoro Katong (Raden Katong) dapat mendirikan Kadipaten Ponorogo pada akhir abad XV, dan ia menjadi adipati yang pertama.

Kadipaten Ponorogo berdiri pada tanggal 11 Agustus 1496, tanggal inilah yang kemudian di tetapkan sebagai hari jadi kota Ponorogo. Penetapan tanggal ini merupakan kajian mendalam atas dasar bukti peninggalan benda-benda purbakala berupa sepasang batu gilang yang terdapat di depan gapura kelima di kompleks makam Batara Katong dan juga mengacu pada buku Hand book of Oriental History. Pada batu gilang tersebut tertulis candrasengkala memet berupa gambar manusia yang bersemedi, pohon, burung garuda dan gajah. Candrasengkala memet ini menunjukkan angka tahun 1418 Saka atau tahun 1496 M. Sehingga dapat ditemukan hari wisuda Bathoro Katong sebagai Adipati Kadipaten Ponorogo yaitu hari Minggu Pon, tanggal 1 Besar 1418 Saka bertepatan tanggal 11 Agustus 1496 M atau 1 Dzulhijjah 901 H. Selanjutnya melalui seminar Hari Jadi Kabupaten Ponorogo yang diselenggarakan pada tanggal 30 April 1996 maka penetapan tanggal 11 Agustus sebagai Hari Jadi Kabupaten Ponorogo telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Ponorogo.[4][5]

Lihat daftar penawaran Paket Tour Ponorogo ke Bali.

Selasa, 30 Desember 2014

Paket Wisata Overland Kabupaten Probolinggo ke Bali

Kami dari biro perjalanan OverlandBali.Blogspot.Com mengajak anda untuk berlibur ke Pulau Bali dari Kabupaten Probolinggo menggunakan kendaraan darat seperti BUS Pariwisata yang ber AC, Audio, Video, Toilet dan fasilitas Lainnya. Atau anda bisa menggunakan kendaraan udara seperti pesawat terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.


Anda bisa menghubungi kami untuk pemesanan paket tour ke bali
Telpon    : 0361-361-3000 / 0361-488-208
Mobile/ SMS : 0821-400-78097
Email    : info@parahitatour.com


 
Mungkin keyword yang anda cari ialah :

  • Paket wisata Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Paket liburan anak sekolah Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Pariwisata Kabupaten Probolinggo
  • Paket Ziarah Wali Pitu ke Bali dari Kabupaten Probolinggo
  • Wisata Karyawan Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Rombongan Kabupaten Probolinggo wisata ke Bali
  • Jalan Jalan dari Kabupaten Probolinggo ke Pulau Bali
  • Paket tour Overland dari Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Liburan Mahasiswa dari Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Kunjungan Kerja Kabupaten Probolinggo ke Bali
  • Paket Meeting Kabupaten Probolinggo di Bali
  • Travel agent di Kabupaten Probolinggo


Latar Belakang Kabupaten Probolinggo

Kabupaten Probolinggo adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia dengan ibukota kabupaten dan pusat pemerintahan berada di Kota Kraksaan. Kabupaten ini dikelilingi oleh Gunung Semeru, Gunung Argopuro, dan Pegunungan Tengger.

Kabupaten Probolinggo mempunyai semboyan "Prasadja Ngesti Wibawa". Makna semboyan : Prasadja berarti : bersahaja, blaka, jujur, bares, dengan terus terang, Ngesti berarti : menginginkan, menciptakan, mempunyai tujuan, Wibawa berarti : mukti, luhur, mulia. "Prasadja Ngesti Wibawa" berarti : Dengan rasa tulus ikhlas (bersahaja, jujur, bares) menuju kemuliaan.

Demografi Kabupaten Probolinggo

Wilayah Kabupaten Probolinggo adalah daerah pantai yang sangat Asri seperti Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Pajarakan, Kraksaan, Paiton dan terdapat Wisata Pantai Pasir Putih dengan Panorama Ikan dan Trumbu Karang. Sedangkan daerah pegunungan berpotensi untuk pengembangan sektor perkebunan dengan berbagai komoditinya.

Lihat daftar penawaran Paket Tour Probolinggo ke Bali.

Senin, 29 Desember 2014

Paket tour Kabupaten Sampang ke Bali

Kami dari biro perjalanan OverlandBali.Blogspot.Com mengajak anda untuk berlibur ke Pulau Bali dari Kabupaten Sampang menggunakan kendaraan darat seperti BUS Pariwisata yang ber AC, Audio, Video, Toilet dan fasilitas Lainnya. Atau anda bisa menggunakan kendaraan udara seperti pesawat terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Anda bisa menghubungi kami untuk pemesanan paket tour ke bali
Telpon    : 0361-361-3000 / 0361-488-208
Mobile/ SMS : 0821-400-78097
Email    : info@parahitatour.com


 
Mungkin keyword yang anda cari ialah :
  • Paket wisata Kabupaten Sampang ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Sampang ke Bali
  • Paket liburan anak sekolah Kabupaten Sampang ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Sampang ke Bali
  • Pariwisata Kabupaten Sampang
  • Paket Ziarah Wali Pitu ke Bali dari Kabupaten Sampang
  • Wisata Karyawan Kabupaten Sampang ke Bali
  • Rombongan Kabupaten Sampang wisata ke Bali
  • Jalan Jalan dari Kabupaten Sampang ke Pulau Bali
  • Paket tour Overland dari Kabupaten Sampang ke Bali
  • Liburan Mahasiswa dari Kabupaten Sampang ke Bali
  • Kunjungan Kerja Kabupaten Sampang ke Bali
  • Paket Meeting Kabupaten Sampang di Bali
  • Travel agent di Kabupaten Sampang

Latar Belakang Kabupaten Pasuruan

Kabupaten Sampang adalah sebuah kabupaten yang ada di sebelah utara bagian timur dari pulau Jawa tepatnya di Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Sampang.

Sejarah Kabupaten Pasuruan

Sejarah kuno Sampang hanya dikenal dari beberapa prasasti dengan Sangkala Chandra. Dalam tradisi Jawa, adalah suatu representasi visual yang berbunyi hukuman empat kata yang masing-masing menghasilkan angka. Ini memberikan makna tanggal secara penanggalan Saka.[4]

Pertama candra Sangkala ditemukan di situs Sumur Daksan di desa Dalpenang, membaca angka 757 Saka atau 835 Masehi itu menandakan adanya komunitas kaum Budha yang dipimpin oleh Resi (guru spiritual) .

Sebuah candra kedua Sangkala, ditemukan di situs Bujuk Nandi, di desa Kamoning Kabupaten Sampang, yang terbaca sebagai Saka 1301 atau 1379 M. Situs itu menyebutkan adanya sebuah komunitas yang dipimpin oleh seorang Resi bernama Durga Shiva Mahesasura Mardhini. The Nandi banteng adalah vahana atau kendaraan Dewa Shiwa.

Sebuah candra ketiga Sangkala , ditemukan di situs Pangeran Bangsacara di desa Polagan , menandakan tahun 1383, ketika pembangunan sebuah kuil Buddha dengan ber-relief yang menceritakan kisah seorang pangeran bernama Bangsacara dan berisi pesan moral dan ajaran agama. Kita dapat menyimpulkan keberadaan masyarakat Shaivite dan Buddha di kabupaten Sampang antara tahun 1379 dan 1383.

Sebuah candra keempat Sangkala , ditemukan di situs Pangeran Santomerto yang menunjukkan tanggal kematian pangeran Santomerto, paman Praseno dan hal ini sesuai dengan tahun 1574.

Sebuah candra kelima Sangkala yang terukir di sayap kiri dari portal utama makam ibu Praseno di Madegan. Ini melambangkan naga melalui kepala ke ekor dengan panah. Ini melambangkan tahun 1546 Saka atau 1624 M. Ini adalah tahun dimana Praseno diangkat oleh Sultan Agung dengan gelar Pangeran Cakraningrat I.

Berangkat dari temuan prasasti dan situs itulah, akhirnya Pemkab Sampang menggelar Seminar Penentuan Hari Jadi Kabupaten Sampang. Yang diundang sebagai pembicara antara lain, peneliti sejarah dari Fakultas Sastra Jurusan Arkeologi Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta.

Kesimpulan seminar, situs Sumur Daksan, Buju’ Nandi, Bangsacara, dan Pangeran Santo Merto dinyatakan tidak bisa dijadikan sebagai referensi. Alasannya, tidak ada bukti atau referensi kepustakaan otentik yang mendukung.

Khusus prasasti Pangeran Santo Merto, sebenarnya disertai bukti tulisan ahli sejarah asal Belanda, HJ De Graff. Tapi, tulisan tersebut dinyatakan tidak representatif dijadikan dasar penetapan Hari Jadi Kabupaten Sampang. Setelah melalui adu argumentasi dan pengkajian ilmiah secara mendalam, akhirnya situs Makam Rato Ebuh yang ditetapkan sebagai acuan untuk menentukan Hari Jadi Kabupaten Sampang," jelas Ali Daud Bey.[5]

Lihat daftar penawaran Paket Tour Sampang ke Bali.

Minggu, 28 Desember 2014

Paket tour Kabupaten Sidoarjo ke Bali

Kami dari biro perjalanan OverlandBali.Blogspot.Com mengajak anda untuk berlibur ke Pulau Bali dari Kabupaten Sidoarjo menggunakan kendaraan darat seperti BUS Pariwisata yang ber AC, Audio, Video, Toilet dan fasilitas Lainnya. Atau anda bisa menggunakan kendaraan udara seperti pesawat terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Anda bisa menghubungi kami untuk pemesanan paket tour ke bali
Telpon    : 0361-361-3000 / 0361-488-208
Mobile/ SMS : 0821-400-78097
Email    : info@parahitatour.com


 
Mungkin keyword yang anda cari ialah :

  • Paket wisata Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Paket tour Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Paket liburan anak sekolah Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Study Tour Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Pariwisata Kabupaten Sidoarjo
  • Paket Ziarah Wali Pitu ke Bali dari Kabupaten Sidoarjo
  • Wisata Karyawan Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Rombongan Kabupaten Sidoarjo wisata ke Bali
  • Jalan Jalan dari Kabupaten Sidoarjo ke Pulau Bali
  • Paket tour Overland dari Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Liburan Mahasiswa dari Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Kunjungan Kerja Kabupaten Sidoarjo ke Bali
  • Paket Meeting Kabupaten Sidoarjo di Bali
  • Travel agent di Kabupaten Sidoarjo

Latar Belakang Kabupaten Sidoarjo

Kabupaten Sidoarjo, merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Sidoarjo. Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik di utara, Selat Madura di timur, Kabupaten Pasuruan di selatan, serta Kabupaten Mojokerto di barat. Sidoarjo dikenal sebagai penyangga utama Kota Surabaya, dan termasuk kawasan Gerbangkertosusila.

Sejarah Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo dulu dikenal sebagai pusat Kerajaan Janggala. Pada masa kolonialisme Hindia Belanda, daerah Sidoarjo bernama Sidokare, yang merupakan bagian dari Kabupaten Surabaya. Daerah Sidokare dipimpin oleh seorang patih bernama R. Ng. Djojohardjo, bertempat tinggal di kampung Pucang Anom yang dibantu oleh seorang wedana yaitu Bagus Ranuwiryo yang berdiam di kampung Pangabahan. Pada 1859, berdasarkan Keputusan Pemerintah Hindia Belanda No. 9/1859 tanggal 31 Januari 1859 Staatsblad No. 6, daerah Kabupaten Surabaya dibagi menjadi dua bagian yaitu Kabupaten Surabaya dan Kabupaten Sidokare. Sidokare dipimpin R. Notopuro (kemudian bergelar R.T.P. Tjokronegoro) yang berasal dari Kasepuhan. Ia adalah putra dari R.A.P. Tjokronegoro, Bupati Surabaya. Pada tanggal 28 Mei 1859, nama Kabupaten Sidokare yang memiliki konotasi kurang bagus diubah namanya menjadi Kabupaten Sidoarjo.

Setelah R. Notopuro wafat tahun 1862, maka kakak almarhum pada tahun 1863 diangkat sebagai bupati, yaitu Bupati R.T.A.A. Tjokronegoro II yang merupakan pindahan dari Lamongan. Pada tahun 1883 Bupati Tjokronegoro pensiun, sebagai gantinya diangkat R.P. Sumodiredjo pindahan dari Tulungagung tetapi hanya 3 bulan saja menjabat sebagai Bupati karena wafat pada tahun itu juga, dan R.A.A.T. Tjondronegoro I diangkat sebagai gantinya.

Di masa Pedudukan Jepang (8 Maret 1942 - 15 Agustus 1945), daerah delta Sungai Brantas termasuk Sidoarjo juga berada di bawah kekuasaan Pemerintahan Militer Jepang (yaitu oleh Kaigun, tentara Laut Jepang). Pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah pada Sekutu. Permulaan bulan Maret 1946 Belanda mulai aktif dalam usaha-usahanya untuk menduduki kembali daerah ini. Ketika Belanda menduduki Gedangan, pemerintah Indonesia memindahkan pusat pemerintahan Sidoarjo ke Porong. Daerah Dungus (Kecamatan Sukodono) menjadi daerah rebutan dengan Belanda. Tanggal 24 Desember 1946, Belanda mulai menyerang kota Sidoarjo dengan serangan dari jurusan Tulangan. Sidoarjo jatuh ke tangan Belanda hari itu juga. Pusat pemerintahan Sidoarjo lalu dipindahkan lagi ke daerah Jombang.

Pemerintahan pendudukan Belanda (dikenal dengan nama Recomba) berusaha membentuk kembali pemerintahan seperti pada masa kolonial dulu. Pada November 1948, dibentuklah Negara Jawa Timur salah satu negara bagian dalam Republik Indonesia Serikat. Sidoarjo berada di bawah pemerintahan Recomba hingga tahun 1949. Tanggal 27 Desember 1949, sebagai hasil kesepakatan Konferensi Meja Bundar, Belanda menyerahkan kembali Negara Jawa Timur kepada Republik Indonesia, sehingga daerah delta Brantas dengan sendirinya menjadi daerah Republik Indonesia.

Lihat daftar penawaran Paket Tour Sidoarjo ke Bali.